HONG TIK HIAN, Jalan Dukuh
Disebut juga Kelenteng Dukuh karena berlokasi di Jalan Dukuh, tak jauh dari kampung Arab. Sebelum 1899 sudah ada. Tanggal pasti berdirinya tidak diketahui.
HONG TIK HIAN sangat terkenal karena mampu melestarikan tradisi wayang potehi. Setiap hari ada pergelaran wayang potehi empat kali sehari nonstop. Bahkan, selama Orde Baru–ketika tradisi budaya Tionghoa dibredel–wayang potehi tetap eksis.
Yang menarik, dalang-dalang potehi semuanya orang Jawa seperti Sukar Mudjiono [foto di atas] atau Eddy Sutrisno. “Kami main wayang potehi karena sejak kecil sudah main di lingkungan kelenteng,” kata Mas Mudjiono.
Salah satu tokoh Tridharma, Ong Kok Kiong, yang mengelola HONG TIK HIAN.
Popularity: 18% [?]