Kelenteng Marga Tan – Jl. Sebandaran, Semarang
June 14, 2009
Kelenteng Wan Tsuen Seen Koon (Yunquan Xianguan) – Hong Kong
June 14, 2009

Kelenteng Kwan Sing Bio – Tuban

Berabad-abad yang lalu sebelum bangsa-bangsa Eropa datang dan menjajah Indonesia, bangsa Tionghoa sudah terlebih dahulu datang. Pada awalnya mereka hanya membuka peluang perdagangan, namun sebagian dari mereka akhirnya ada yang menetap dan tinggal sebagai warga negara Indonesia.


Kelenteng Kwan Sing Bio,( sponbob, Mei 2008 )

Bangsa Tionghoa banyak membawa pengaruh kepada masyarakat setempat. Beberapa diantaranya adalah kebudayaan, adat istiadat dan agama. Bukti-bukti ini dapat dilihat dari beberapa peninggalan mereka yang hampir tersebar diseluruh wilayah nusantara.

Salah satu peninggalan tersebut ada di daerah Tuban yang berupa klenteng. Klenteng yang menghadap ke laut ini dikenal dengan nama Klenteng “Kwan Sing Bio”.

Klenteng ini diperkirakan telah berumur lebih dari ratusan tahun, didirikan pada tahun 1928.Tempat peribadatan ini banyak dikunjungi tidak hanya oleh umat yang ada di dalam negeri tetapi juga umat dari negara tetangga yaitu Malaysia, Singapura dan Thailand.

Klenteng ini sangat mudah di kunjungi karena terletak di jalan utama (jalur Surabaya-Semarang) dan semua angkutan kota pasti melewatinya.

Oleh: Anak Talangkembar & Montong “Klenteng Kwan Sing Bio” Tuban-Jatim.com – Juli 2001
Penambahan Gambar oleh :
sponbob ( 11 Mei 2008 )

3 Comments

  1. dane pratama says:

    saya dan rekan2 TMC (Temanggung Motor Club) tgl 30 mei 2010 sewaktu touring suramadu,pulang nya mampir ke klenteng Kwan Sing Bio atau lebih di kenal dengan klenteng tambak boyo.
    sejujurnya dari hati tulus saya ucapkan terima kasih atas keramah tamahan salah satu pengurus yang memperkenalkan diri dengan nama Koh Hwei sehingga kami dapat tahu sejarah keberadaanya klenteng tersebut.
    tetapi dilain sisi setelah saya buka situs kabupaten Tuban ternyata keberadaan klenteng Kwan Sing Bio sedikitpun tak masuk dalam perjalanan sejarah,padahal saya juga yakin bahwa klenteng tersebut turut berperan atau sedikitnya menjadi saksi sejarah berdirinya kab.Tuban

    Mari kita jangan pungkiri sejarah….!
    untuk pengurus yayasan Kwan Sing Bio sekali lagi,kami ucapkan terima kasih.

  2. […] Pantainya sendiri sih memang nggak digarap khusus sebagai obyek wisata, kecuali bagian yang depan Klenteng Kwan Sing Bio, padahal pasirnya putih dan pemandangannya cukup bagus. Tapi justru karena itu jadi nyaman dan […]

  3. benua9 says:

    saya berjiarah ke Makam sunan Bonang-Tuban, kemudian sempat berkunjung ke klenteng Kwan Sing Bio-Tuban megah dan ramah.
    Tuban merupakan tempat wisata Religi yg bagus…hanya saja Terlalu banyak PENGEMIS / peminta yg berkeliaran di hampir semua sudut kota, terutama di tempat Wisata Religi, hal seperti itu membuat tidak nyaman berwisata ke Tuban. Entah memang di biarkan menjamur atau bagaimana…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *